| Nama Ekstrakurikuler | Ekstrakurikuler Pidato (Tajribatul Khitobah) |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Ust. Khoirul Anam Iqbal |
| Kategori | Bidang Seni dan Budaya |
Ekstrakurikuler Pidato (Tajribatul Khitobah) di MTs Darut Tauhid Surabaya merupakan salah satu kegiatan unggulan yang bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan publik siswa. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada teknik berpidato, tetapi juga pada pembentukan karakter percaya diri, keberanian, dan penguasaan materi yang baik.
Melatih Keterampilan Berbicara: Siswa diajarkan teknik-teknik dasar pidato, termasuk intonasi, artikulasi, dan ekspresi wajah yang tepat.
Meningkatkan Kepercayaan Diri: Melalui latihan rutin, siswa akan terbiasa berbicara di depan banyak orang, sehingga rasa gugup dan malu dapat berkurang.
Mengembangkan Penguasaan Materi: Siswa dilatih untuk menyusun teks pidato yang sistematis, logis, dan berisi. Mereka belajar mencari sumber, mengolah informasi, dan menyampaikannya dengan cara yang menarik.
Membentuk Karakter Islami: Materi pidato yang disampaikan sering kali mengangkat tema-tema keagamaan, seperti akhlak mulia, sejarah Islam, dan ajaran Al-Qur'an dan Hadis, sejalan dengan visi misi madrasah.
Ekstrakurikuler Tajribatul Khitobah biasanya diadakan seminggu sekali. Para siswa akan mendapatkan bimbingan dari guru pembimbing yang ahli di bidangnya. Kegiatan yang dilakukan antara lain:
Latihan Pidato Spontan (Impromptu): Melatih siswa untuk berpikir cepat dan menyampaikan gagasan tanpa persiapan.
Latihan Pidato Terstruktur: Siswa diminta untuk membuat dan menyampaikan pidato dengan topik yang telah ditentukan.
Diskusi dan Evaluasi: Setelah setiap sesi latihan, guru dan siswa lain akan memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan.
Studi Kasus Tokoh Pidato: Siswa diajak untuk menganalisis gaya pidato tokoh-tokoh terkenal, baik dari dalam maupun luar negeri, sebagai referensi.
Siswa yang aktif dalam ekstrakurikuler ini sering kali diikutsertakan dalam berbagai perlombaan pidato, baik di tingkat lokal maupun nasional. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk tampil di acara-acara sekolah, seperti peringatan hari besar Islam atau upacara bendera, sebagai pembawa acara atau penceramah.
Pendidikan Non Formal | Muchamad Imron As'ad
Bidang Seni dan Budaya | Ust. Khoirul Anam Iqbal
Bidang Seni dan Budaya | Muchamad Imron As'ad
Bidang Seni dan Budaya | Kinara Almadina Andoyo
Bidang Olahraga | Kheira Alexandrina Andoyo
Bidang Olahraga | Izra Rashid Andoyo
Bidang Olahraga | Andoyo
Bidang Seni dan Budaya | Iqra Rayyan Andoyo